• Vehicles
  • Shopping Tools
  • After Sales
  • Others
Vehicles
MPV
Starting at
Rp 144.550.000
Starting at
Rp 197.700.000
Starting at
Rp 423.300.000
Starting at
Rp 326.050.000
Starting at
Rp 1.150.250.000
Starting at
Rp 247.750.000
Starting at
Rp 224.750.000
Starting at
Rp 501.800.000
Starting at
Rp 997.850.000
Sedan
Starting at
Rp 308.750.000
Starting at
Rp 641.900.000
SUV
Starting at
Rp 511.050.000
Starting at
Rp 2.181.250.000
Starting at
Rp 255.200.000
Starting at
Rp 492.950.000
Hybrid
Hatchback
Starting at
Rp 143.800.000
Starting at
Rp 250.950.000
Commercial
Starting at
Rp 306.800.000
Starting at
Rp 231.550.000
Starting at
Rp 426.500.000
Sport
Starting at
Rp 2.147.100.000
Starting at
Rp 775.750.000

Travel

Aturan Mengemudi Mobil Berdasarkan Zonasi di Masa Adaptasi New Normal

By IndriTraveller

Pemerintah melalui Kementerian Perhubungan ( Kemenhub), mengatur pola pergerakan orang dan kendaraan di masa adaptasi kebiasaan baru melalui sistem empat zonasi.

Aturan ini mengkuti arahan Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19.

Zona tersebut teridiri dari merah, oranye, kuning, dan hijau yang masing-masing menunjukan level atau tingkat kerawanan dari suatu wilayah terhadap penularan Covid-19.

Dibagi Tiga Fase

Tahapan kelonggaran yang diberikan dalam Surat Edaran (SE) 11 Tahun 2020 tentang Pedoman dan Petunjuk Teknis Penyelenggaraan Transportasi Darat pada Masa Adaptasi Kebiasaan Baru untuk Mencegah Penyebaran Covid-19 juga dilakukan melalui tiga fase.

Fase pertama dimulai 9-30 Juni yang merupakan pembatasan bersyarat, fase kedua masa pemulihan/penyebaran terkendali dari 1-31 Juli 2020.

Sementara fase ketiga adalah normal baru atau new normal dari 1-31 Agustus 2020.

Dengan menerapkan sistem zonasi, ada pengaturan jumlah penumpang baik pada transportasi umum maupun pribadi yang juga tahapannya mengikuti tiga fase tadi.

Batasan Penumpang Kendaraan

Kapasitas penumpang atau load factor akan mengikuti zona serta fase-fase yang telah ditetapkan.

Salah satunya seperti kelonggaran untuk bus antar kota antar provinsi (AKAP), antar jemput antar provinsi (AJAP), dan bus pariwisata yang kini sudah bisa membawa penumpang 70 persen.

Namun demikian, ini hanya berlaku pada zona kuning, oranye, dan hijau.

Khusus angkutan karyawan, pada zona merah dan oranye hanya diperbolehkan mengangkut paling banyak 70 persen kapasitas penumpang.

Sementara pada zona kuning dan hijau untuk fase satu dan dua paling banyak 70 persen kapasitas penumpang dan fase berikutnya akan ditingkatkan 85 persen.

Untuk angkutan taksi, baik angkutan sewa khusus (taksi online) maupun angkutan sewa umum, pada zona merah dan oranye dapat beroperasi dengan kapasitas penumpang 50 persen dari jenis kendaraannya.

Sementara pada zona kuning dan hijau, pada fase satu dapat beroperasi dengan kapasitas maksimum 50 persen, dan 75 persen pada tahap dua dan tiga.

Aturan Kendaraan Pribadi

Kondisi tersebut juga berlaku bagi mobil pribadi, kondisi penumpang hanya 50 persen pada zona merah baik pada fase sampai tiga.

Sementara pada zona kuning dan hijau bisa menampung sampai 75 pada fase dua dan tiga.

Load factor yang kami buka pada fase pertama untuk mobil perorangan 50 persen, jadi mobil yang kapasitasnya lima tempat duduk hanya bisa digunakan tiga orang.

Sementara yang tujuh sampai delapan tempat duduk hanya bisa digunakan empat orang.

Tapi, untuk kendaraan peribadi kalau diisi keluarga yang satu rumah, bisa 100 persen ini sudah berlaku dari sekarang (tidak tergantung fase dan zona.

Privacy Policy | Legal Cookie | Contact Us
©2020 Toyota Astra Motor
All information applies to Indonesia vehicles only