• Vehicles
  • Shopping Tools
  • After Sales
  • Others
Vehicles
MPV
Starting at
Rp 1.247.850.000
Starting at
Rp 1.065.450.000
Starting at
Rp 321.100.000
Starting at
Rp 146.190.000
Starting at
Rp 194.200.000
Starting at
Rp 267.900.000
Starting at
Rp 220.400.000
Starting at
Rp 506.750.000
Sedan
Starting at
Rp 282.500.000
Starting at
Rp 649.250.000
SUV
Starting at
Rp 517.300.000
Starting at
Rp 2.219.550.000
Starting at
Rp 249.600.000
Hybrid
Hatchback
Starting at
Rp 144.900.000
Starting at
Rp 257.800.000
Commercial
Starting at
Rp 317.650.000
Starting at
Rp 246.750.000
Sport
Starting at
Rp 2.191.220.000
Starting at
Rp 830.000.000

Tips

Cara Menyalip Kendaraan Lain dengan Cepat dan Aman Agar Terhindar dari Predikat Lane Hogger

By adminConnect

Hindari untuk menjadi seorang lane hogger di jalan.

Lane Hogger adalah pengemudi yang tidak menaati aturan mengenai lajur jalan dan berjalan santai di lajur kanan yang hanya untuk mendahului.

Padahal lajur kanan hanya untuk mendahului dan kamu wajib kembali ke lajur kiri jika proses menyalip telah selesai.

Ini bisa memicu masalah, seperti membuat lajur jalan menjadi terkunci dan macet serta bahkan kecelakaan jika pengemudi dari belakang gagal mengantisipasi.

Oleh karena itu, ada beberapa hal wajib kamu perhatikan ketika menyalip kendaraan lain.

Saat menyalip, ada empat hal yang wajib kamu perhatikan, yaitu pastikan aman, pastikan boleh, pastikan perlu, dan pastikan mampu.

1. Pastikan Aman

Sesaat sebelum menyalip, pastikan kembali dari spion apakah ada kendaraan dari belakang yang ikut menyalip.

Atau bahkan ada kendaraan lain dengan kecepatan tinggi berada di lajur kanan untuk jalan searah seperti jalan tol.

Begitu juga dari arah berlawanan, pastikan tidak ada kendaraan yang berkecepatan tinggi.

Bila kosong, silakan lewati kendaraan di depan.

Oh iya, jangan lupa nyalakan lampu sein dan pastikan juga ada ruang yang cukup untuk kembali ke lajur semula.

Saat kembali ke lajur juga jangan terlalu dekat mobil yang disalip karena bisa mengganggu konsentrasi mereka.

Hindari manuver agresif yang bisa membahayakan banyak pihak.

2. Pastikan Boleh

Artinya saat menyalip kamu tidak boleh melanggar rambu-rambu yang ada.

Misalnya tidak melintasi marka jalan tidak terputus atau rambu larangan mendahului.

Meskipun di jalan searah seperti jalan tol, tapi ketika ada marka jalan tidak terputus artinya kamu tidak diijinkan untuk menyalip atau pindah lajur.

Jangan memaksakan kalau tidak memungkinkan.

Karena aturan tersebut dipasang pasti ada tujuannya, seperti di area-area yang dilarang mendahului seperti tikungan, jembatan atau tanjakan.

3. Pastikan Perlu

Maksudnya, kalau kamu lagi berkendara santai atau tidak terburu-buru, perlukah menyalip?

Kalau tidak perlu mendahului ya jangan mendahului.

Jangan memiliki mental berkompetisi dengan pengendara lain yang justru menimbulkan potensi masalah.

Dan ingat, segera kembali ke lajur kiri ketika sudah selesai mendahului mobil lain.

4. Pastikan Mampu

Saat ingin mendahului posisikan gigi yang tepat, jangan taruh di gigi paling tinggi.

Untuk mobil matik, bisa menempatkan tuas transmisi di gigi lebih rendah atau mematikan menu overdrive.

Lakukan kickdown pada pedal gas agar posisi gigi transmisi turun ke gigi lebih rendah.

Ini dilakukan supaya mobil punya momentum buat meningkatkan kecepatan.

Kenali karakter mobil kamu agar proses overtaking dapat berlangsung mulus.

Dan sekali lagi, pastikan kondisi aman dengan kembali ke lajur kiri untuk menghindari kamu disebut sebagai lane hogger.

Privacy Policy | Legal Cookie | Contact Us
©2020 Toyota Astra Motor
All information applies to Indonesia vehicles only